Anak Usaha Smartfen, Moratelindo Akuisisi Penyedia VSAT dan Transporder Internet Senilai Rp18,22 Miliar

28 September 2021 14:29 WIB

Penulis: Drean Muhyil Ihsan

Editor: Amirudin Zuhri

Galeri Smartfren di kawasan BSD Tangerang, Jumat 20 Agustus 2021. Foto : Panji Asmoro/TrenAsia (trenasia)

JAKARTA - Anak usaha PT Smartfren Telecom Tbk (FREN), PT Mora Telematika Indonesia alias Moratelindo berencana mengakuisisi saham mayoritas PT Indo Pratama Teleglobal (IPT), perusahaan yang bergerak di bidang jasa telekomunikasi, khususnya very small aperture terminal (VSAT) dan transponder internet.

Sekretaris Perusahaan Moratelindo, Henry Rizard Rumopa menjelaskan bahwa pada tanggal 23 September 2021, perseroan telah menandatangani keputusan sirkuler pemegang saham sebagai pengganti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dengan keputusan menyetujui rencana transaksi akuisisi IPT.

Dalam agenda tersebut, para pemegang saham menyetujui pengambilalihan 145.730 lembar saham atau setara 65% saham IPT dari PT Telekomunikasi Nusantara Sejahtera. Nilai transaksi tersebut kurang lebih sebesar Rp18,22 miliar.

Di samping itu, Moratelindo juga akan mengambilalih serta menerima pengalihan hak atas uang muka modal saham yang telah disetorkan oleh Telekomunikasi Nusantara ke Indo Pratama Teleglobal dengan nilai Rp39,30 miliar.

"Transaksi ini adalah untuk memberikan manfaat kepada perseroan dan untuk kepentingan terbaik perseroan," ujarnya melalui keterangan resmi, dikutip Selasa, 28 September 2021.

Sebagai tindak lanjut dari persetujuan rencana transaksi ini, perseroan akan menandatangani perjanjian jual beli saham dengan Telekomunikasi Nusantara Sejahtera, di mana untuk selanjutnya perseroan akan memiliki aset berupa kepemilikan saham PT IPT sebesar 65%.

Adapun dampak operasional, kondisi keuangan, dan kelangsungan usaha perseroan atas transaksi ini antara lain meningkatnya ekpansi bisnis perusahaan dan berdampak positif pada kinerja dan kondisi keuangan perseroan.

"Persetujuan rencana transaksi ini telah mendapatkan persetujuan dari seluruh kreditur perseroan sebagaimana kewajiban perseroan yang diamanatkan dalam perjanjian-perjanjian kredit/pembiayaan," pungkas Henry.

FREN melalui PT Smart Telecom menjadi salah satu pemegang saham Moratelindo dengan porsi saham sebanyak 20,51%. Sedangkan, pemegang saham terbesar saat ini adalah PT Candrakarya Multikreasi dengan nilai kepemilikan 45,71%. Di susul PT Gema Lintas Benua dengan jumlah kepemilikan sebanyak 33,78%.

Berita Terkait