Akulaku Memperoleh Suntikan Dana Rp1,43 Triliun dari Siam Commercial Bank Thailand

16 Februari 2022 10:10 WIB

Penulis: Idham Nur Indrajaya

Editor: Fakhri Rezy

Suasana di salah satu Stan Akulaku Finance Indonesia. / Dok. Akulaku

JAKARTA – PT Akulaku Finance Indonesia memperoleh suntikan dana sebesar US$100 juta atau setara dengan Rp1,43 triliun dalam asumsi kurs Rp14.338 per dollar AS dari Siam Commercial Bank

Pendanaan itu menyusul suntikan dana sebesar US$125 juta atau setara dengan Rp1,7 triliun kepada Akulaku pada tahun 2021. 

Sementara itu, anak perusahaan Akulaku, yakni PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) pun memperoleh dana sebesar US$175 juta (Rp2,5 triliun) dari right issue di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada kuartal IV 2021. 

CEO Akulaku William Li mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mendorong transformasi digital di Asia Tenggara dengan menyediakan pasar baru dengan akses layanan yang fleksibel.

Komitmen itu senada dengan visi Akulaku untuk memenuhi kebutuhan keuangan sehari-hari dan pelanggan yang kurang terlayani di pasar negara berkembang.

“Putaran pendanaan kami baru-baru ini akan memungkinkan kami untuk melanjutkan visi itu dengan lebih memperluas jangkauan geografis penawaran kami di seluruh Asia Tenggara dan memungkinkan kami untuk terus memperkenalkan inovasi baru untuk melayani pelanggan kami,” ujar William dalam keterangan resmi, Selasa, 15 Februari 2022. 

Semenjak didirikan pada tahun 2016, Akulaku telah berkembang menjadi platform “Buy Now Pay Later” (BNPL) dan pembiayaan konsumen yang sudah menyalurkan kredit lebih dari US$2,2 miliar atau setara dengan Rp31,5 triliun kepada lebih dari 6 juta pengguna. 

Menyusul pencapaian tersebut, Akulaku pun melebarkan sayap lewat Bank Neo Commerce yang meluncurkan layanan mobile digital banking pada Maret 2021 yang saat ini sudah memiliki lebih dari 13 juta pengguna. 

Presiden Siam Commercial Bank Dr. Arak Sutivong mengatakan, investasi di Akulaku merepresentasikan komitmen dan keyakinan kuat terhadap prospek jangka panjang di Indonesia sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi digital tercepat di Asia tenggara. 

Menurut Arak, Akulaku memiliki kedudukan pasar yang dominan dan posisi yang baik dengan teknologi inovatif dan penawaran produk unggulan. 

“Investasi di Akulaku sesuai dengan tesis regional kami untuk melayani pasar yang kurang terlayani dengan menggunakan inovasi digital. Kami berharap dapat bermitra dengan Akulaku seiring dengan pertumbuhan perusahaan,” kata Arak. 

Berita Terkait