Aktivitas Pertambangan Kembali Menggeliat, Penjualan Alat Berat United Tractors Ikut Meningkat

08 September 2021 21:10 WIB

Penulis: Reza Pahlevi

Editor: Rizky C. Septania

Sumber foto: United Tractors

JAKARTA – Emiten alat berat Grup Astra, PT United Tractors Tbk, turut kecipratan berkah dari kembali menggeliatnya aktivitas pertambangan hingga Juli 2021 ini. Penjualan alat berat United Tractors bahkan tercatat meningkat 67% menjadi 1.564 unit hingga Juli 2021.

Dari penjualan 1.564 unit tersebut, 47% atau 735 unit dijual untuk aktivitas pertambangan. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, UNTR hanya berhasil menjual 338 unit untuk aktivitas pertambangan atau 36% dari total 938 unit yang terjual.

“Dari 700-an unit yang terjual itu, penjualan big machine tercatat 127 unit. Memang ada kombinasi di sektor pertambangan antara big machine dan medium machine,” ujar Direktur UNTR Iman Nurwahyu dalam paparan publik, Rabu, 8 September 2021.

Menurut Iman, hasil penjualan ini mengindikasikan pertambangan menjadi sektor yang paling cepat pulih pada saat ini. Dirinya mengatakan pemulihan ini dipicu oleh batu bara yang meningkat.

Iman juga mengungkapkan penjualan alat berat untuk pertambangan nikel juga tercatat meningkat pada tahun ini. Dari sebelumnya permintaan dari pertambangan nikel di bawah 20%, tahun ini permintaan mencapai 25-30%.

“Nikel ini memang menjadi sektor baru kami tahun ini. Alokasi permintaan alat berat untuk nikel ini porsinya lebih besar, nyaris 1,5-2 kali lipat dari tahun lalu,” tambah Iman.

Kewalahan Penuhi Permintaan

Meski permintaan meningkat, UNTR sendiri kewalahan dalam memenuhi permintaan tersebut. Ini karena tersendatnya suplai alat berat akibat produksi yang terganggu selama pandemi COVID-19. Masalah suplai ini bahkan masih terjadi hingga akhir Juli 2021.

Untuk mengatasi ini, UNTR memberikan dua solusi untuk para pelanggannya yang harus menunggu datangnya alat berat tersebut lebih lama.

Pertama, UNTR membantu memperpanjang masa kerja alat berat yang sudah dimiliki pelanggan dengan cara memperbaiki alat tersebut lewat tim product support. Ini agar aktivitas operasi pelanggan tidak terganggu ketika menunggu alat baru sampai.

Kedua, tim product support UNTR juga akan membantu untuk ketersediaan komponen jika pelanggan sudah tiba waktunya untuk melakukan overhaul atau remanufacturing

Berita Terkait