Aksi Agresif Asing Bawa IHSG Reli Lima Hari Beruntun, Saham-Saham Ini Paling Diburu

January 13, 2021, 06:11 PM UTC

Penulis: Fajar Yusuf Rasdianto

Karyawan melintas dengan latar belakang layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 4 Januari 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil melanjutkan reli penguatan lima hari beruntun sejak Kamis, 7 Januari 2021. Laju indeks pada penutupan perdagangan Rabu, 13 Januari 2021 kembali menguat 0,61% sebesar 39 poin ke level 6.435.

Laju Indeks kali ini terdorong oleh penguatan sektor pertambangan dan aneka industri. Kedua sektor ini terpantau menguat 4,17% dan 2,9% secara beruntun pada akhir perdagangan.

Assosiacate Director of Research and Invesment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus menyebut, peningkatan harga minyak dunia menjadi salah satu sentimen utama hari ini. Prospek itu membawa optimisme pelaku pasar seiring dengan tingginya permintaan minyak dunia saat ini.

“Turunnya cadangan minyak Amerika meningkatkan ekspektasi terhadap kenaikan harga minyak mentah yang lebih kuat, yang juga diikuti upaya negara-negara berkembang dalam memulai vaksinisasi,” terang Nico dalam riset hariannya, Rabu, 13 Januari 2021.

Sebab itu pula, kepercayaan investor asing terhadap pasar modal Indonesia pun kini semakin meningkat. Terbukti, hari ini asing bahkan sampai membukukan net buy hingga Rp1,16 triliun. Nilai itu menambah tebal net forein buy (NTB) asing sejak awal tahun menjadi Rp7,55 triliun.

Berdasarkan data RTI Business, asing banyak mengoleksi saham PT Bank Raykat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menjadi dengan total net buy Rp587,5 miliar. Di posisi kedua, ada PT Astra Internasional Tbk (ASII) dengan net buy Rp162,2 miliar.

Berikut 10 saham paling diburu asing hari ini
  • BBRI: Rp587,5 miliar
  • ASII: Rp162,6 miliar
  • BBNI: Rp84,6 miliar
  • INKP: Rp79,8 miliar
  • BMRI: Rp79,1 miliar
  • TLKM: Rp48 miliar
  • JSMR: Rp29,8 miliar
  • MNCN: Rp26,2 miliar
  • GGRM: Rp14,1 miliar
  • SMGR: Rp11,7 miliar