Siapkan 12 Proyek, Adhi Commuter Properti Bidik Pendapatan Rp1 Triliun Tahun Ini

16 September 2021 15:20 WIB

Penulis: Aprilia Ciptaning

Editor: Laila Ramdhini

Suasana pengerjaan jalur kereta ringan (LRT) Jakarta jurusan Cawang-Dukuh Atas di samping Waduk Setiabudi, Jakarta, Rabu, 22 Juli 2020. Hingga awal Juli 2020, pengerjaan proyek mencapai 72,51 persen atau bertambah 1 persen dari bulan sebelumnya. LRT Jabodebek nantinya akan terkoneksi dengan kawasan terpadu TOD yang menggabungkan transportasi MRT, Kereta Commuter Line, dan bus TransJakarta yang ditargerkan siap beroperasi secara komersial pada Juni 2022. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

JAKARTA – Perusahaan properti PT Adhi Commuter Properti (ACP) membidik pertumbuhan pendapatan 10% atau menjadi sebesar Rp1 triliun pada akhir 2021. Pada tahun lalu, pendapatan perusahaan tercatat sebesar Rp900 miliar.

Direktur Pengelolaan Properti Hanif Setyo Nugroho mengatakan perusahaan optimistis dapat mencapai target tersebut melalui penambahan dua proyek baru. Selain itu, perseroan juga tengah mengusung proyek berkonsep Transit Oriented Development (TOD) yang diyakini memiliki prospek bagus.

Menurutnya, kemacetan masih menjadi masalah utama di kota besar. Di Jakarta sendiri, hampir 1,4 juta kendaraan keluar-masuk setiap hari. 

“Hal ini berpotensi menimbulkan berbagai macam masalah dan kerugian, mulai dari waktu, bahan bakar, kesehatan, parkir, tol, dan lain lain. Oleh karena itu, ACP memilih mengembangkan konsep TOD dengan tujuan membantu aksesibilitas masyarakat,” ujarnya dalam Media Gathering di Jakarta, Kamis, 16 September 2021.

Hingga saat ini, perusahaan sedang mengembangkan 12 proyek, di antaranya LRT City MTH, LRT City Sentul, LRT Bekasi – Eastern Green, LRT City Bekasi – Green Avenue, dan LRT City Jatibening. Kemudian, LRT City Ciracas, LRT City Tebet, Cisauk Point – Member of LRT City, Adhi City Sentul, dan Grand Central Bogor.

Pada tahun lalu, ACP juga telah melakukan serah terima unit (hand over) hunian ke konsumen untuk proyek LRT City Bekasi – Eastern Green, LRT City Jatibening Tahap 1, LRT City Sentul Tahap 1, dan LRT City MTH. Pada 2021, ACP berencana serah terima proyek Cisauk Point Tahap 1 dan Adhi City Sentul Tahap 1.

Untuk proyek LRT City Bekasi – Green Avenue saat ini dalam tahap pekerjaan fondasi. Sementara itu, proyek LRT City Tebet memasuki progres pekerjaan basement. Adapun untuk Adhi City Sentul dan Grand Central Bogor, realisasi penjualannya telah mencapai 100%.

Perseroan mengungkapkan ada tiga keuntungan yang ditawarkan oleh proyek ACP,  seperti faktor jarak dan integrasi transportasi utama, baik light rapid transit (LRT ) maupun moda transportasi umum lainnya. Hal ini bisa menciptakan imbal hasil yang superior. Pasalnya, dampaknya akan memberikan efisiensi waktu.

Di samping itu, proyek berkonsep TOD juga berkontribusi terhadap pengurangan polusi udara. Apalagi, di proyek ACP juga terdapat kawasan lifestyle mall, shopping arcade, culinary street, thematic shop housescommunity plaza, dan commercial area.

Investasi properti sendiri diyakini akan mengalami peningkatan yield setiap tahun. Ditambah, properti merupakan jenis investasi aman jangka panjang karena berbentuk fisik dan bisa dikontrol. Di sisi lain, properti juga dapat dijadikan agunan.

“Sebelum develop kawasan, kami mengecek dan riset terlebih dahulu sehingga sesuai dengan kebutuhan calon customer. Konsep kecil ini dipayungi konsep besar berbasis TOD,” ujarnya.

Berita Terkait