9 Hal yang Akan Anda Habiskan Lebih Banyak di Masa Pensiun

JAKARTA – Sebelum Anda menentukan berapa banyak uang yang perlu ditabung untuk masa pensiun, terlebih dahulu ketahui berapa banyak yang akan Anda belanjakan di masa pensiun nanti.

Para perencana keuangan secara tradisional memperkirakan bahwa pensiunan membutuhkan 80%, atau lebih, dari pendapatan sebelum pensiun untuk mempertahankan standar hidup mereka, meskipun kondisi setiap orang sangat bervariasi.

Dikutip dari Kiplinger, data belanja konsumen terbaru dari Bureau of Labor Statistics menyebut rata-rata pensiunan rumah tangga menghabiskan 25% lebih sedikit dari rata-rata rumah tangga yang bekerja setiap tahun.

Meskipun demikian, rumah tangga pensiunan menghabiskan lebih banyak barang ketimbang rumah tangga bekerja, termasuk pengeluaran besar seperti perawatan kesehatan dan perjalanan.

Berikut 9 kategori anggaran yang dihabiskan lebih banyak saat pensiun:

Traveling

Banyak pensiunan melakukan perjalanan yang sudah diimpikannya saat bekerja atau sebelum memasuki masa pensiun. Dibandingkan dengan pekerja, pensiunan memilih kapal pesiar, sebelum masa pandemi Covid-19, dengan durasi waktu panjang dan banyak tujuan.

Pensiunan juga berencana berlibur dengan anak dan cucu sehingga uang yang dibutuhkan pun menggunung. Untuk membuat rencana Anda terealisasi, tetapkan perkiraan biaya khusus untuk perjalanan.

Lantas, tetapkan periode menabung untuk melakukan perjalanan, misal bulanan atau kuartalan. Namun, pastikan untuk menyesuaikan pendapatan dan pengeluaran untuk tabungan tersebut.

Layanan Kesehatan

Fakta menunjukkan, kita menghabiskan lebih banyak perawatan medis saat memasuki masa pensiun. Biaya tersebut terus meningkat seiring bertambahnya usia.

The Employee Benefit Research Institute menemukan, total pengeluaran rumah tangga untuk perawatan kesehatan meningkat dari 8% pada pra-pensiun menjadi 11,2% pada saat melewati usia 85 tahun.

Diagnosis dan rawat inap mendorong peningkatan pengeluaran kesehatan bagi rumah tangga pensiun. Peningkatan pengeluaran juga terjadi pada asuransi kesehatan, obat resep, dan layanan medis juga.

Utilitas

Menurut Urban Institute, rata-rata rumah tangga pensiunan menghabiskan lebih banyak utilitas setiap tahun daripada rata-rata rumah tangga yang bekerja. Mengapa?

Jika pensiunan lebih sering berada di rumah, mereka lebih sering menggunakan utilitas, seperti yang dilakukan pekerja saat pandemi ini ketika work-from-home.

Relokasi

Pensiunan akan berpikir untuk tinggal di rumah berukuran kecil. Rencana ini dapat menimbulkan biaya tak terduga yang sangat besar, terutama ketika mereka ingin tinggal di daerah perkotaan.

Untuk menghindari hal itu, pensiunan dapat pindah dari daerah perkotaan ke pedesaan.

Olahraga

Dengan lebih banyak waktu luang, para pensiunan meninggalkan kebiasaan tidak sehat, seperti minum alkohol dan merokok.

Pensiunan kerap dihantui ketakutan terhadap kondisi kesehatan yang menurun seiring bertambahnya usia. Ini menjadi motivasi pensiunan untuk menganggap serius pentingnya berolahraga.

Mereka memilih untuk mengambil kebiasaan yang sehat, seperti berolahraga lebih banyak atau mendaftarkan diri sebagai anggota gym. Berolahraga akhirnya menjadi salah satu pengeluaran baru bagi pensiunan.

Pengeluaran Harian

Saat pekerja bertransisi ke masa pensiun, kehidupan kebanyakan orang tidak berubah secara radikal. Mereka mungkin masih bertemu dengan teman atau kolega atau minum kopi di kafe.

Namun, hal yang pasti berubah setelah meninggalkan dunia kerja adalah siapa yang menanggung tagihan untuk banyak hal kecil, seperti makan siang, parkir, dan tagihan ponsel.

Utang

Para pensiunan sangat rentan terhadap akumulasi utang dan bunga. Studi dari National Council on Aging, rata-rata utang yang dimiliki orang yang berusia 65 tahun ke atas terus meningkat.

Kartu kredit dengan suku bunga tinggi memiliki risiko paling besar terhadap jaminan pensiun.

Menurut kelompok riset dan advokasi Demos, kira-kira setengah dari mereka yang berusia di atas 50 tahun dilaporkan menggunakan kartu kredit untuk membayar biaya pengobatan, bahan makanan, utilitas, dan sewa.

Amal

Para peneliti menemukan, orang dewasa berusia lanjut cenderung gemar memberi sumbangan daripada orang dewasa muda. Di sisi lain, pensiunan yang lebih tua kemungkinan memiliki kontrol yang lebih sedikit atas keuangan mereka daripada yang mereka sadari.

Meskipun banyak pensiunan tidak memiliki masalah dalam mengelola uang mereka hingga hari tua, tidak ada salahnya menunjuk anggota keluarga yang bisa dipercaya untuk mengawasi pengeluaran berlebih saat Anda pensiun.

Membaca

Saat pensiun, bisa jadi rumah tangga menghabiskan lebih banyak pengeluaran untuk berlangganan media. Ini karena jadwal pensiunan sangat fleksibel.

Jumlah langganan yang lebih besar ke surat kabar, majalah, dan audio buku, menyumbang sebagian dari peningkatan pengeluaran saat pensiun.

Tags:
masa pensiunpengelolaan keuanganpengeluaran hari tuapengeluaran pensiunanPensiunantips keuangan
%d blogger menyukai ini: