7 Studio Game Lokal Kembangkan Gim Edukasi COVID-19

JAKARTA – Asosisasi Game Indonesia (AGI) meluncurkan program bertajuk Game Lokal Kreasi Indonesia alias GELORA 2020. Langkah ini dilakukan untuk memfasilitasi para pengembang gim lokal dalam mewujudkan ide pengembangan gim terkait sosialisasi penanganan pandemi COVID-19.

Dalam program ini, AGI bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Junior Doctors Network Indonesia. Kedua pihak digandeng untuk melakukan kurasi yang memastikan bahwa layanan gim memuat pesan kesehatan dengan valid dan membantu program sosialisasi pencegahan dan penanganan wabah COVID-19.

Sementara itu, ide gim yang terpilih akan difasilitasi Kemenparekraf untuk diwujudkan menjadi gim siap pakai. Junior Doctors Network Indonesia juga akan melakukan pendampingan selama proses pengembangan untuk memberikan saran-saran mengenai konten kesehatan dan sosialisasi apa yang bisa dimasukkan dalam gim.

Perwakilan dari Junior Doctor Network Bela Dirk menjelaskan, saat menghadapi masa pandemi dibutuhkan edukasi secara massif dengan cara yang lebih menyenangkan dan tidak menyusahkan serta mudah dicerna di berbagai kalangan masyarakat, contohnya edukasi dari audio dan visual, salah satunya melalui gim.

“Harapannya adalah masyarakat Indonesia bisa teredukasi dan berperan aktif dalam pencegahan COVID-19,” kata dia dalam keterangan tertulis, Senin, 15 Juni 2020.

Dari hasil seleksi, terpilih tujuh studio yang mendapatkan dukungan dari Kemenparekraf untuk mewujudkan ide game, yakni Educa Studio, GINVO Studio, Anoman Studio, SLAB Games, Arsanesia, Wisageni Studio, dan CIAYO Games.

Di samping itu, Ketua Umum AGI Cipto Adiguno menjelaskan bahwa Yayasan Teknologi untuk Indonesia juga membantu untuk membawa pesan-pesan sosialisasi GELORA 2020 dalam gim mobile.

Diketahui, pihaknya telah merilis gim berjudul Dawn of Civilization: Game for Charity, yang merupakan gim edukasi gratis. Gim yang diciptakan oleh Solve Education! Indonesia ini dapat dimainkan tanpa memakai kuota internet. Di dalamnya, gim ini mengajak anak belajar tentang bahaya COVID-19, cara menjaga diri dan lingkungan, serta menangkal hoaks.

Cipto menambahkan, di masa tekanan pandemi, industri gim merupakan salah satu yang relatif beruntung karena kedekatannya dengan format digital.

“Namun demikian, industri ini pun tidak luput dari efek domino surutnya ekonomi, terutama bagi bisnis jasa pembuatan game bagi industri lain,” ujar Cipto. (SKO)

Tags:
Asosiasi Game IndonesiaCovid-19GameGELORA 2020gimJunior Doctors Network Indonesia
%d blogger menyukai ini: