59 Mumi dan Patung Dewa Yang Tidak Biasa Ditemukan di Mesir

KAIRO-Dalam rentang satu bulan, jumlah peti mati tersegel yang ditemukan di penggalian arkeologi di Saqqara, Mesir membengkak dari 13 menjadi 59. Kementerian Purbakala Mesir dalam sebuah pernyataan meyakini  akan ada lebih banyak lagi yang akan ditemukan.

Peti mati berwarna-warni, yang berasal dari dinasti ke-26 Mesir (688 SM sampai 525 SM), ditemukan bertumpuk di dalam atau di dekat tiga lubang pemakaman. Mumi-mumi tersebut masih disimpan di dalam peti mati dan tulisan hieroglif di peti mati menunjukkan bahwa banyak dari mumi adalah pendeta.

Di samping peti mati, mereka menemukan sisa-sisa 28 patung kecil. Salah satu patung yang paling menarik adalah patung perunggu Dewa Nefertem setinggi hampir 35 sentimeter, yang ditampilkan mengenakan hiasan kepala berbentuk seperti bunga teratai.

Kementerian Purbakala Mesir sebagaimana dikutip Live Science 6 Oktober 2020 mengatakan hiasan kepala terbuat dari batu akik merah, pirus dan lapis lazuli. Dalam mitologi Mesir kuno, Nefertem adalah dewa yang terkait dengan bunga teratai dan merupakan putra Ptah, dewa pencipta yang populer di Memphis, ibu kota pertama Mesir. Saqqara sendiri berfungsi sebagai kuburan untuk Memphis.

Patung kecil lain yang ditemukan di dekat peti mati menggambarkan dewa Ptah-Soker – penggabungan dewa Ptah dan Soker. “Saqqara disebut Saqqara karena dewa Soker. Pada Zaman Akhir [waktu peti mati tertanggal], ada kombinasi dewa Ptah dari Memphis dengan Soker,”  kata Zahi Hawass, mantan menteri purbakala Mesir di video yang dirilis oleh kementerian. “Ini unik. Saya belum pernah melihat ini sebelumnya,” kata Hawass tentang patung Ptah-Soker.

Arkeolog membuka peti mati/foto;Live Science

Banyak patung shabti juga ditemukan dengan peti mati. Orang Mesir kuno sering menguburkan orang mati dengan patung-patung shabti, yang mereka yakini dapat digunakan untuk orang yang meninggal di akhirat.

Mesir berjuang untuk mendapatkan dan mempertahankan kemerdekaannya selama dinasti ke-26. Pada awal dinasti, para firaun adalah pengikut Asyur namun karena kekuatan Asyur melemah, orang Mesir dapat menegaskan kemerdekaan politik mereka. Namun kebangkitan Persia akan menandai akhir dari dinasti tersebut dan pada tahun 525 SM. Mesir ditaklukkan oleh kekaisaran Persia.

Pekerjaan di Saqqara dilakukan oleh tim Mesir yang dipimpin oleh Mustafa Waziri, sekretaris jenderal Dewan Tertinggi Barang Purbakala Mesir. Pekerjaan sedang berlangsung dan lebih banyak peti mati serta artefak lainnya diharapkan segera ditemukan.

Tags:
budaya mesirdewa mesirmumi mesirpatung dewa mesirpenemuan mumipiramidasejarah firaunsejarah mesirsejarah piramida
%d blogger menyukai ini: