5 Tips Mengelola Uang untuk Pekerja Freelance

04 Agustus 2021 15:00 WIB

Penulis: Justina Nur Landhiani

Editor: Rizky C. Septania

5 Tips Mengelola Uang untuk Pekerja Freelance

JAKARTA - Kini makin banyak orang yang memilih bekerja freelance atau pekerja lepas. Banyak orang yang nyaman dengan pekerjaan freeelance karena lebih bebas memilih proyek sendiri.

Akan tetapi, pekerjaan secara freelance juga memiliki kelemahannya. Yaitu, dari segi pendapatan pekerja freelance lebih tidak teratur.

Pekerja freelance pada umumnya dibayar jika proyek tertentu telah selesai. Hal ini tentu membuat penghasilan bulanan Anda menjadi tidak teratur. Oleh karena itu, penting untuk membuat penganggaran dan rencana keuangan agar Anda bisa mengelola pendapatan Anda dengan baik. Berikut cara yang bisa Anda lakukan.

1. Jangan Berbelanja Apapun Sebelum Klien Membayar Lunas
Banyak pekerja lepas cenderung menghabiskan uang dengan berpikir jika telah menyerahkan tugas tepat waktu, maka klien juga akan membayar Anda tepat waktu. Padahal, klien tidak selalu membayar Anda tepat waktu. Oleh karena itu, jika Anda mengeluarkan uang terlalu banyak maka hal ini akan mengacaukan keuangan Anda. Jadi, selalu belanjakan uang yang sekarang Anda miliki saja, dan bukan menggunakan uang yang belum Anda miliki.

2. Lacak Pengeluaran Bulanan dan Tetapkan Batas Pengeluaran
Salah satu tip keuangan terbaik untuk freelancer adalah melacak pengeluaran bulanan. Dengan selalu melacak pengeluaran, maka Anda kan mengetahui berapa yang Anda keluarkan dalam sebulan. Anda juga bisa membatasi pengeluaran Anda karena tahu bahwa penghasilan Anda tidak teratur.

3. Rencanakan Liburan
Liburan akhir pekan yang singkat adalah sesuatu yang sesekali kita butuhkan. Menjalani hidup sebagai pekerja lepas, Anda akan memiliki kebebasan untuk melakukan perjalanan ini kapan pun Anda mau, tetapi menabung cukup uang untuk tersebut juga sangat penting.

Jadi, jika Anda memiliki penghasilan besar (baca penghasilan tambahan) yang berasal dari proyek berbasis kontrak, pergilah untuk liburan itu dan hentikan jika Anda sedang kekurangan job atau proyek.

4. Tetapkan Prioritas

Prioritas keuangan berbeda untuk setiap orang. Beberapa mungkin ingin menabung untuk masa pensiun mereka, orang lain mungkin ingin melunasi hutang mereka dan fokus membeli mobil atau rumah dalam waktu dekat. Apa pun yang Anda prioritaskan saat ini, pastikan Anda memasukkannya ke dalam rencana bulanan Anda.

5. Gunakan Metode Penganggaran 50/30/20
Gunakan 50% pendapatan untuk kebutuhan Anda yang merupakan kebutuhan dasar seperti sewa, makanan, dan utilitas lain seperti membayar bantuan rumah dan investasi (jika ada). Selanjutnya, Anda menghabiskan 30% untuk keinginan Anda seperti berbelanja, makan di luar, dan sejenisnya. 20% sisanya adalah apa yang Anda masukkan ke dalam tabungan Anda untuk masa pensiun dan periode waktu di mana Anda mungkin tidak memiliki penghasilan. Selain itu, jangan lupakan untuk menyimpan uang untuk dana darurat.

Berita Terkait