43 Destinasi Wisata DKI Jakarta Tutup Selama PSBB Jilid 2 Termasuk Ancol dan Monas

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) total. Sejumlah tempat wisata, taman rekreasi hingga tempat hiburan di Ibu Kota di tutup.

“Seiring ditetapkannya masa PSBB mulai 14 September 2020 mendatang, sekaligus sebagai upaya menjaga dan melindungi warga dari risiko penularan COVID-19, Pemprov DKI Jakarta menutup sementara beberapa tempat wisata publik yang dikelola oleh Pemprov DKI,” kata Anies di akun Instagram resmi miliknya, Minggu 13 September 2020.

Berikut daftar 43 tempat wisata publik di DKI Jakarta yang kembali ditutup akibat adanya pemberlakuan PSBB Jilid 2:

  1. Kawasan Monas
  2. Pantai Ancol
  3. Dunia Fantasi Ancol
  4. Sea World Ancol  
  5. Pasar Seni Ancol
  6. Faunaland Ancol
  7. Ocean Dream Samudra
  8. Atlantis Water Adventures
  9. Allianz Ecopark
  10. Kawasan Kota Tua
  11. Taman Margasatwa Ragunan
  12. Anjungan DKI Taman Mini Indonesia Indah (TMII)
  13. Planetarium Jakarta
  14. Taman Ismail Marzuki
  15. Gedung Kesenian Jakarta
  16. PBB Setu Babakan
  17. Rumah Si Pitung
  18. Tugu Proklamasi
  19. Taman Benyamin Suaeb
  20. Wayang Orang Bharata
  21. Lab Tari dan Karawitan Condet
  22. Miss Tjitjih
  23. Pulau Cipir
  24. Pulau Kelor
  25. Pulau Onrust
  26. Museum Sejarah Jakarta
  27. Museum Taman Prasasti
  28. Museum MH Thamrin
  29. Museum Seni Rupa & Keramik
  30. Museum Tekstil
  31. Museum Wayang
  32. Museum Bahari
  33. Museum Joang ‘45
  34. Museum Kehutanan, KLHK
  35. Museum Mandiri
  36. Museum Bank Indonesia
  37. Museum MACAN
  38. Museum Nasional Indonesia
  39. Museum Kebangkitan Nasional
  40. Museum Sumpah Pemuda
  41. Museum Basoeki Abdullah
  42. Museum Perumusan Naskah Proklamasi
  43. Museum Maritim Indonesia
Tags:
AncolAnies BaswedanDestinasi wisatadki jakartaGubernur DKI Jakarta Anies BaswedanGubernur Provinsi DKI JakartaHeadlinemonaspariwisataPSBBPSBB JakartaPSBB Jilid IIPSBB KetatragunanWisata
Drean Muhyil Ihsan

Drean Muhyil Ihsan

Lihat Semua Artikel ›

%d blogger menyukai ini: