394 Unit Layanan Tutup, Pegadaian Beri Layanan Berbasis Digital

JAKARTA – Di tengah kondisi pandemi global Covid-19 yang kian mewabah, PT Pegadaian (Persero) memberikan fasilitas layanan berbasis digital yaitu Pegadaian Digital Services (PDS).

Sekertaris PT Pegadaian (Persero) R. Swasono Amoeng Widodo mengatakan melalui layanan berbasis digital ini nasabah tetap dapat melakukan berbagai transaksi dengan mudah, simpel, efisien, serta fleksibel.

Layanan digital tersebut memiliki sejumlah fitur antara lain seperti pembukaan tabungan emas, gadai tabungan emas, perpanjangan gadai, pelunasan gadai, pembayaran angsuran, multi payment online (MPO), hingga dapat melakukan top up tabungan emas.

Layanan berbasis digital itu digunakan sebagai alternatif lantaran Pegadaian menutup beberapa cabangnya terutama di daerah Jakarta.

“Saat ini kami membatasi pelayanan kepada masyarakat di DKI dengan menutup sementara 394 unit layanan. Tindakan tersebut kami lakukan untuk langkah pencegahan penyebaran virus corona, khususnya di wilayah DKI yang semakin masiv,” kata Amoeng, Jakarta, Minggu, 22 Maret 2020.

Kantor operasional yang ditutup tersebut merupakan Unit Pelayanan Cabang atau lebih dikenal dengan unit kecil layanan. Sedangkan, kantor cabang tidak ditutup sehingga nasabah masih dapat bertransaksi di outlet.

Amoeng mengatakan sebanyak 354 kantor cabang/unit di Jakarta masih tetap melakukan layanan namun dengan jam operasional yang terbatas yakni mulai pukul 09.00-14.00 WIB.

Sementara, untuk daerah di luar Jakarta, Amoeng menyebutkan sebanyak 3.367 kantor cabang/unit tetap dibuka dengan penyesuaian jam operasional, tergantung kondisi yang ditetapkan oleh pemerintah daerah setempat.

Dalam rangka mendukung himbauan pemerintah, Pegadaian telah menerapkan tindakan pencegahan pada lingkungan internal perusahaan dengan membentuk gugus tugas penanganan Covid-19.

“Kami menerapkan pengecekan suhu tubuh dengan thermal gun sebelum memasuki gedung kantor, penyediaan hand sanitizer dispenser/botlle di tiap sudut ruangan, penyemprotan desinfektan di seluruh gedung kantor dan layanan, serta menerapkan konsep bekerja dari rumah (work from home),” jelasnya.

Selain itu, Pegadaian memberikan vaksinasi flu kepada para karyawan yang dilakukan secara bertahap karena keterbatasan jumlah vaksin.

Terlebih, Pegadaian juga melakukan sosialisasi pencegahan penyebaran Covid-19 sesuai dengan protokol serta aktif berpartisipasi pada program Volunteer Covid-19 yang diprakarsai oleh Forum Human Capital Indonesia (FHCI) Kementrian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Tags:
Covid-19digitalHeadlinejakartalayananPT Pegadaian
wahyudatun nisa

wahyudatun nisa

Lihat Semua Artikel ›

%d blogger menyukai ini: