2 Jam Pegal-Pegal, Presiden Jokowi Mendapat Vaksin COVID-19 Tahap Kedua

January 27, 2021, 10:11 AM UTC

Penulis: AZ

Presiden Jokowi menerima vaksin COVID-19/YouTube

JAKARTA- Presiden Joko Widodo mendapatkan vaksinasi COVID-19 Sinovac tahap kedua yang dilaksanakan di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta Rabu 27 Januari 2021.

“Jadi setelah suntikan vaksin yang pertama di 13 Januari lalu, 2 minggu lalu, hari ini saya mendapat suntikan vaksin yang kedua dan sama seperti yang dilakukan dua minggu lalu tidak terasa dan setelah dua jam hanya pegal-pegal namun sekarang sama sama aktivitas ke mana-mana,” kata Presiden Jokowi setelah mendapat suntikan kedua.

Jokowi mengakui jumlah orang yang divaksinasi memang masih rendah. “Ini kan baru awal-awal, dimulai dari dokter dan perawat dan per hari ini kurang lebih kita baru mendapat 250.000 tenaga kesehatan (yang divaksin), tapi 2 hari ini melonjak tajam,” tambah Presiden.

Berdasarkan data di Kementerian Kesehatan, hingga 25 Januari 2021 terdapat 161.959 sumber daya manusia kesehatan (SDMK) yang sudah divaksin. Padahal Kemenkes menyasar 1,48 juta SDMK dan dari jumlah tersebut sudah ada 1,45 juta yang melakukan registrasi ulang untuk vaksinasi COVID-19.

“Kita harapkan karena kita punya 30.000 vaksinator di 10.000 puskesmas dan 3000 rumah sakit, kita harapkan 900 ribu- 1 juta orang dapat divaksin, tapi ini yang perlu waktu dan manajemen yang baik yang selalu saya sampaikan ke Menkes,” tambah Presiden.

Presiden berharap pada pertengahan Februari 2021, masyarakat juga sudah mulai menjalani vaksinasi. “Pertama diprioritaskan ke tenaga kesehatan kemudian berikutnya TNI Polri, pelayan publik dan masyarakat saya rasa bulan Februari, pada pertengahan Februari untuk masyarakat,” ungkap Presiden.