10 Saham Paling Diburu Asing Hari Ini, Telkom dan Pakuwon Laris Manis

JAKARTA – Pelemahan nilai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih terus terjadi sejak tiga hari beruntun. Hari ini, Kamis, 17 September 2020, IHSG ditutup melemah ke level Rp5.038,4. Angka ini turun 20 poin atau 0,39% dibandingkan dengan hari sebelumnya Rp5.058,48.

Namun di balik melemahnya IHSG ini, masih ada beberapa emiten yang sahamnya justru laris manis diburu investor asing. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menjadi yang paling banyak dibeli asing dengan volume bersih 20,77 juta saham.

Menyusul di bawahnya PT Pakuwon Jati Tbk. Emiten properti bersandi saham PWON ini mencatatkan volume beli bersih investor asing sebanyak 19,99 juta lembar. Lalu menempel di belakangnya ada PT Astra International Tbk (ASII) dengan volume beli bersih asing 11,83 juta saham.

Adapun, jika dilihat dari sisi sektoral, penekan kinerja IHSG sendiri sejatinya lebih dipersulit oleh sektor industri dasar dan sektor keuangan. Pelemahannya masing-masing 1,59% dan 0,78%.

Sedangkan sektor pengungkitnya masih didominasi oleh sektor properti, agrikultur, dan aneka industri. Ketiga sektor ini tumbuh masing-masing 2,55%, 1,16% dan 0,62%.

Sementara itu, total transaksi perdagangan hari ini hanya mampu menyentuh level Rp6,67 triliun. Lantas aksi jual bersih asing di seluruh pasar mencapai Rp405,02 miliar.

Berikut 10 saham paling diburu asing Kamis 17 September 2020:

  1. TLKM: 20,7 juta lembar saham
  2. PWON: 19,9 juta lembar saham
  3. ASII: 11,8 juta lembar saham
  4. BUMI: 11,7 juta lembar saham
  5. MMLP: 9,2 juta lembar saham
  6. BMRI: 7,4 juta lembar saham
  7. BSDE: 5,3 juta lembar saham
  8. JPFA: 4,9 juta lembar saham
  9. SCMA: 4,09 juta lembar saham
  10. ELSA: 2,5 juta lembar saham (SKO)
Tags:
ASIIbumiBursa Efek Indonesiabursa sahamihsgIhsg ditutup melemahInvestor AsingPT Astra International TbkPT Bumi Resources TbkPT Pakuwon Jati TbkPT Telekomunikasi Indonesia (Persero) TbkPWONSahamTLKM
Fajar Yusuf Rasdianto

Fajar Yusuf Rasdianto

Lihat Semua Artikel ›

%d blogger menyukai ini: