10 Praktik Kebersihan dan Kecantikan Luar Biasa Era Mesir Kuno

30 Desember 2021 22:45 WIB

Penulis: Amirudin Zuhri

Elizabeth Taylor dalam film Cleopatra (Variety)

JAKARTA-Pada tahun 1964, film ikonik Cleopatra memenangkan Academy Award untuk desain kostum terbaik. Meskipun tidak sepenuhnya akurat secara historis, kostum dan riasan menakjubkan yang dikenakan oleh Elizabeth Taylor dalam film telah membawa daya tarik pada orang Mesir kuno dan praktik mereka yang lebih luas. 

Kita akan melihat beberapa praktik kesehatan dan kecantikan mengejutkan yang dilakukan sebagai rutinitas sehari-hari orang Mesir kuno sebagaimana dikutip dari The Vintage News

1. Riasan mata

Di Cleopatra, Liz Taylor memakai eyeliner mencolok dengan eyeshadow warna-warni yang membuat mata birunya benar-benar menonjol. Jenis eyeliner yang serupa dapat dilihat dalam hieroglif Mesir kuno. 

Baik pria maupun wanita di Mesir kuno sering memakai riasan mata karena mereka pikir itu membantu mengusir lalat, melindungi mata dari sinar matahari, dan menangkal infeksi.

2. Kepala gundul

Gundul menjadi ciri orang Mesir kuno. Mungkin Anda mengira ini terkait suhu panas di wilayah tersebut, tetapi bukan itu alasan utamanya. Baik pria maupun wanita di Mesir kuno mencukur rambut karena masalah kutu. Solusi termudah dan tercepat untuk masalah kutu adalah mencukur habis rambut mereka. Para elite mampu membeli wig dan sering memakainya untuk menunjukkan status mereka.

3. Tabir surya

Orang Mesir kuno menggunakan dedak padi, melati, dan lupin untuk melindungi kulit mereka dari sinar matahari. Mereka kala itu tentu saja belum memahami dampak negatif sinar UV tetapi melihat bahwa matahari dapat menggelapkan kulit seseorang. Di Mesir kuno, kulit yang lebih cerah lebih diinginkan oleh sebagian orang, dan dengan demikian penggunaan tabir surya dimotivasi oleh alasan kosmetik semata.

4. Deodoran

Orang Mesir kuno menciptakan banyak wewangian dan juga peradaban pertama yang menggunakan deodoran untuk menutupi bau badan mereka. Beberapa campuran dibuat dengan menggunakan berbagai rempah-rempah, termasuk jeruk dan kayu manis. 

Orang Mesir memiliki deodorant body scrub yang terbuat dari telur burung unta dan kulit penyu, dipanggang dengan tamariska. Anehnya campuran ini tidak berbau, dan membantu orang dahulu memerangi bau badan.

5. Napas segar

Kalau sekarang banyak permen penyegar mulut, itu sudah dimiliki orang Mesir kuno. Mereka menemukan permen nafas yang dibuat dengan mencampurkan kemenyan, kayu manis, melon, biji pinus, dan kacang mete bersama-sama dan menggilingnya menjadi bubuk. Madu kemudian ditambahkan ke bubuk, dan bekerja sebagai bahan pengikat. Setelah madu dicampur dengan bubuk, itu dipanaskan di atas api dan kemudian dibiarkan dingin.

6. Hanya orang kaya yang memiliki toilet

Meskipun orang Mesir kuno adalah peradaban yang maju, mereka tidak memiliki sistem pembuangan limbah termasuk limbah pribadi. Hanya orang Mesir kuno yang kaya yang memiliki “toilet”. Toilet ini adalah tempat duduk yang terbuat dari batu kapur yang terletak di atas sebuah kotak berisi pasir. 

Banyak orang menggunakan sungai Nil sebagai kamar mandi, padahal air sungai itu juga digunakan untuk mandi, mencuci pakaian, bahkan minum.

7. Ahli manikur pribadi

Orang Mesir terkaya dapat mempekerjakan orang lain untuk memastikan kuku mereka terlihat sehat dan bersih. Para kelas atas akan mempekerjakan ahli manikur yang menggunakan berbagai alat termasuk kikir dan pisau kecil, untuk memotong dan membersihkan kuku mereka. Bentuk awal cat kuku juga digunakan menggunakan pacar untuk mewarnai kuku mereka dengan warna oranye dan kuning.

8. Tes kehamilan yang sangat akurat

Pada 3.500 tahun untuk mengetahui apakah dia hamil atau tidak tentu tidak semduah sekarang. Tetapi faktanya orang Mesir kuno mengembangkan tes kehamilan yang sangat akurat. Wanita Mesir yang diduga hamil akan buang air kecil di atas jelai atau biji gandum. Jika bijinya tumbuh dengan cepat, itu berarti wanita itu hamil. Yang cukup menarik, tes kehamilan ini dengan tepat mengidentifikasi 70-85% kehamilan.

9. Penggunaan pencuci perut

Dokter di Mesir kuno percaya bahwa tubuh manusia harus secara teratur "dibuang" untuk mencegah penyakit dan membersihkan usus. Banyak orang Mesir mengikuti saran ini dan menggunakan minyak jarak untuk mengeluarkan kotoran dari tubuh mereka. Buah ara, dedak, dan kurma juga digunakan sebagai pencahar atau pencuci perut di Mesir kuno.

10. Kosmetik terbuat dari serangga

Orang Mesir menghancurkan serangga yang berbeda untuk membuat pigmen kosmetik yang berbeda. Sejarawan percaya bahwa Cleopatra membutuhkan 70.000 kumbang untuk membuat satu pon pewarna merah tua yang dia gunakan untuk mengecat bibirnya.

Kumbang ini menciptakan warna lipstik merah cerah, membuat Cleopatra menonjol dari orang Mesir lainnya.

Berita Terkait